Wednesday, July 27, 2016

Welcome Back Ibu Sri Mulyani

Indonesia tentunya punya  putra putri bangsa yang cerdas dan mengabdikan hidupnya sama negara dong. B.J Habibie, Soekarno, Soemitro Djojohadikoesoemo dan masih banyak lagi, mendedikasikan seluruh tenaga dan pemikirannya buat tanah air tercinta. Begitu juga sama Sri Mulyani, perempuan sederhana dengan rambut pendek sebahu ini adalah salah salah idolaku. Dia ngasih contoh bagaimana niat baik dan kerja keras bisa membawa Indonesia pada perubahan besar-besaran.

Namanya Sri Mulyani, Ibu dari 3 anak ini kini beberapa tahun lalu gak lagi tinggal di Indonesia. Bukan karena gak lagi cinta sama negaranya, tapi karena beliau mengemban tugas yang lebih besar. Setelah begitu banyak terobosan yang ia cetuskan dan membersihkan kementerian dari KKN dan birokrasi yang menyulitkan, ia seolah ‘terbuang’. Ia disangkutkan dengan kasus bailout Bank Century, dituduh ikut andil dalam kasus yang tak kunjung usai. Seperti permasalahan cinta kitah~ #sadis

Kalo selama ini kalian cuma tau kalo beliau dulu adalah menteri keuangan di era Kabinet Indonesia Bersatu yang tersangkut kasus pelik Bank Century. Namun Sri Mulyani lebih dari itu, kisah hidupnya akan membuka mata kita semua bahwa, Sri Mulyani adalah pahlawan masa kini.

Ada beberapa kisah hidupnya yang bikin aku kagum banget sma beliau, diantaramya:

Pada Bahu Sri Mulyani, Indonesia Bersandar dan Selamat dari Krisis Ekonomi

Kalian masih ingat sama krisis ekonomi parah yang menghantam Amerika Serikat beberapa tahun lalu? Kala itu, perekonomian dunia morat marit gak karuan bahkan Yunani dinyatakan pailit. Jika negara-negara maju aja ambruk dan beberapa negara bagian di Amerika bangkrut, terus gimana bisa Indonesia yang notabene negara berkembang dan masih rapuh, bisa selamat bahkan kursnya menguat pesat?

Diberita yang aku baca kala itu, Ibu Sri Mulyani yang gak tidur berhari-hari, merumuskan langkah-langkah untuk menghadang krisis ekonomi global menyerang Indonesia. Beliau memimpin rapat dari pagi hingga malam, dengan beban luar biasa besar. Nasib negeri ini, digantungkan pada bahunya. 2 hari 2 malam, Sri Mulyani memimpin rapat yang konon menjadi tonggak dibangunnya benteng tebal yang menyelamatkan Indonesia dari krisis ekonomi global.

Beliau tahu benar bahwa jabatannya sebagai Menteri Keuangan saat itu menjadi tumpuan dan harapan buat nentuin langkah Indonesia ke depan. Dalam waktu 48 jam, segala hal penting di Indonesia dari hulu ke hilir, kurs, suku bunga, devisa, likuiditas, rush, neraca perdagangan, stimulus, dan seterusnya harus Sri Mulyani handle. Semua harus beliau pikirkan dengan matang dan teliti agar jangan sampai salah mengambil keputusan.

Bahkan pas orangtuanya meninggal, Sri Mulyani dihadapkan pada keputusan sulit. Meninggalkan rapat dan datang ke rumah duka, atau meneruskan rapat dengan risiko gak akan bisa melihat wajah sang orangtua buat terakhir kalinya. Tapi ia tahu kalo Indonesia lebih membutuhkannya saat itu. Begitu semua rapat berakhir, Sri Mulyani mengambil wudhu dan sholat. Saat berdoa, ia menangis sejadi-jadinya. Bagaimanapun juga, beliau juga manusia yang punya perasaan dan rasa sedih, sama seperti yang lainnya.

Berkat cucuran keringat dan kerja kerasnya, kita semua gak ngerasain pabrik-pabrik harus tutup kaya di Amerika. Atau kurs mata uang hancur lebur seperti di negara lainnya. Kita seolah hidup di planet lain yang gak ngerasain kerasnya pukulan krisis ekonomi, bahkan PHK dan melonjaknya harga-harga juga gak terjadi. Setelah badai terlewati, beliau menghela napas panjang dan tersenyum. Upayanya mati-matian menahkodai keuangan dan perekonomian di Indonesia diu saat genting berbuah manis.

Biarpun Jadi Menteri, Anak Sri Mulyani Harus Berhemat soalnya Gaji Menteri Gak Cukup.

Apa yang kalian  bayangin ketika mendengar jabatan menteri? Banyak uang, ke mana-mana naik kendaraan mewah dan hidupnya terjamin? Nyatanya hal itu gak kejadian sama Sri Mulyani dan keluarganya. Justru saat ia menjadi menteri, gaji yang ‘hanya’ 19 juta rupiah itu harus ia atur baik-baik untuk biaya rumah tangga dan sekolah anaknya. Bahu membahu bersama sang suami, Sri Mulyani menabung sedikit demi sedikit buat masa depan putra putrinya.

Bahkan pas sang putri sulung, Dewinta Illinia berangkat kuliah ke Australia, Sri Mulyani mengajak bicara anak pertamanya itu, hati ke hati. Beliau memberikan buku tabungan yang berisi gajinya pas menjabat jadi Executive Director International Monetary Fund 2002-2004.

“Kamu harus hidup dengan ini. Mama enggak punya uang sekarang, beda dengan dulu,” tutur Sri Mulyani pada Dewinta. Ia berharap putrinya itu hidup sederhana di negeri kanguru, belajar dengan baik dan segera lulus. Begitu berat Sri Mulyani melepas putri tercintanya tinggal jauh di benua seberang, padahal dalam hati ia menjerit.

Kado Paling Menyakitkan Pas Ultah Sri Mulyani, Kasus Bank Century

Ulang tahu seharusnya menjadi momen yang membahagiakan. Tapi kayaknya ini gak berlaku buat Sri Mulyani beberapa tahun yang lalu. Perempuan dengan wajah bersahaja dan berpenampilan sederhana ini harus menerima ‘kado’ menyakitkan, dana talangan untuk Bank Century yang ia setujui, mulai dipermasalahkan dan meledak.

Sri Mulyani diserang habis-habisan sama DPR. Beliau disalahkan soalnya seharusnya gak nyairin dana sebanyak 6 trilyun lebih bagi bank ‘kecil’ seperti Century. Wanita berkacamata ini dengan susah payah menjelaskan alasannya, dengan perumpaan yang ia harapkan bisa diterima oleh semua orang, termasuk para anggota dewan yang terhormat.

“Jika ada rumah terbakar, tidak mungkin dibiarkan karena api bisa membakar seisi kampung.” Bahwa di dalam rumah itu ada perampok, “Ya tangkap perampoknya,” kata Sri Mulyani pake suara bergetar. Tapi tetap aja, ia disudutkan dan dicerca gak berenti-berentinya. Beliau bilang inget betul kapan mula dana talangan bank Century melejit menjadi suatu pemasalahan.

Sri Mulyani Dijegal di Negeri Sendiri, Tapi Dunia Membungkukkan Kepala padanya.
Ketika akhirnya ia ‘tersisih’ dan seolah semua jasanya pada Indonesia menguap begitu saja, Bank Dunia datang dan meminangnya untuk bekerja di sana. Pujian ahli-ahli ekonomi bahkan Presiden dan menteri dari negara lain pada Sri Mulyani pasca tindakan heroiknya pada krisis tahun 2008 terus mengalir. Ironis sekali bukan? di negeri sendiri, ia dijegal habis-habisan.

Menerima tawaran dari Bank Dunia bukanlah hal gampang buat Sri Mulyani. Dewinta meneleponnya dan bilang kalo itu gak adil. Kalo sang Ibu harus pindah ke Amerika Serikat maka jaraknya dari Australia jauh jauuuuuuuh bangat kaya kamu jauh disana~ #sadis. Mama, it’s not fair! Kata anak-anaknya.

Belum lagi putra keduanya udah diterima kuliah di UGM, Yogyakarta. Bisa dibayangin kan kalo beratnya Sri Mulyani hidup berpencar sama keluarganya, nahan rindu yang membuncah tiap harinya. Sosok yang dinyatakan sebagai perempuan paling berpengaruh nomor 23 di dunia versi majalah Forbes ini berusaha tegar dan tersenyum, seperti biasa.

Akhirnya ia berangkat mengemban tugas dan tanggungjawab yang lebih besar. Pemikiran dan juga dedikasinya sekarang dirasaim sama semua negara di dunia. Biarpun kadang beliau nangis pas sujud solatnya sembari berdoa untuk keluarganya. Karena sekuatnya wanita, pasti ada sisi lembutnya.

Udah belum Indonesia berterimakasih sama Ibu Sri Mulyani?

Sekarang, Ibu Sri Mulyani seolah ngebuktiin ucapannya tahun 2010 pas dia kepilih jadi Managing Director World Bank, dia bilang bakal "come back",

Kini beliau kembali menduduki kursi Menteri Keuangan setelah presiden Jokowi bikin perombakan kabinet. "Menteri Keuangan Indonesia," bunyi profil terbaru Ibu Sri Mulyani di situs Linkedln yang diperbarui ya, Rabu, 27 Juli 2016

Selamat datang kembali ibu Sri Mulyani, selamat datang kembali kartini masa kiniku :)



Sunday, May 15, 2016

Arti Kesuksesan

Apa sih arti Kesuksesan bagi Yazena Putri ?
Menurut saya, Sukses is not destination, but Sukses is a Journey,
Sukses adalah sebuah proses, dimana saya terus menerus bertumbuh. Bertumbuh bukan hanya dari segi financial, tapi juga dari segi intelektual, cara berfikir kita, kecerdasan kita. Dari segi sosial, bagaimana hubungan kita dengan orang-orang disekitar kita. Bertumbuh dari segi spiritual, segi rohani kita, hubungan kita dengan sang pencipta kita.
Itulah arti kesuksesan untuk saya.
Dan selama sukses bertumbuh ini, saya juga tidak lupa untuk berbagi. Berbagi kepada orang-orang disekitar kita. Karena saya percaya, kesuksesan orang bukan dilihat dari seberapa dia kayanya, seberapa besar rumahnya, seberapa banyak uangnya, atau berapa bagus mobilnya.
Tapi kesuksesan seseorang dinilai dari seberapa besar dampak positif yang dia bisa ciptakan dalam kehidupan orang-orang disekitarnya.
Saja juga percaya, titik awal keberhasilan dari sebuah mimpi. Sebuah Impian.
Mimpi saya sekarang adalah bukan mimpi mendapatkan sejuta views dalam channel youtube, tetapi saya ingin bisa memberikan dampak positif didalam kehidupan satujuta orang.
Saya percaya, kita bisa mengubah kehidupan kita, bukan saja kehidupan kita api juga keluarga kita, orang-orang disekitar kita, negeri kita tercinta, Indonesia.

Untuk mewujudkan mimpi kita ada 3 hal yang harus kita lakukan.
Kita harus bisa bertekat kuat. Berani menujudkan, berani berfikir.
Kuatkan hati, jangan pernah menyerah. Jangan jadi pribadi yang cengeng. Yang begitu mendapatkan kesulitan langsung menyerah. Selama nafas masih dikandung badan teruslah berjuang, karena maasih ada kesempatan.

Dan kuatkan iman, apapun kepercayaan kita sertakan lah selalu Allah didalam kehidupan kita dan didalam mimpi-mimpi kita karena itulah yang memberikan saya pengharapan. Kekuatan imanlah yang memberikan saya kekuatan.
Kekatan itulah yang menjadikan Yazena Putri Radliya, seperti sekarang ini...

Hidup adalah perjuangan, dan untuk sebuah perjuangan dibutuhkan pengorbanan.
Untuk sebuah pengorbanan dibutuhkan ketabahan.
Dan untuk sebuah ketabahan, dibutuhkan keyakinan.
 Yakin. Yakin bahwa Allah itu selalu menyertai kita semua.
Yakin kalo kita berusaha, Allah pun akan memberikan yang terbaik buat kita.

Semoga Allah selalu melindungi dan menyertai kita semua.

AMIN :)

Saturday, May 7, 2016

ANDAI LELAKI TAHU

Andai Lelaki Tahu,
Apabila seorang perempuan jatuh cinta, lelaki itu tidak mesti punya segalanya tetapi lelaki itu adalah segalanya di hatinya.

Andai Lelaki Tahu,
Apabila seorang perempuan itu mengalirkan air mata, itu bukan bermakna dia lemah, tetapi dia sedang mencari kekuatan untuk terus tabah mencintai lelaki itu.

Andai Lelaki Tahu,
Apabila perempuan berkata dia mau kamu berubah, itu bukan bermakna dia tidak mau menerima kamu seadanya,
tetapi dia mau menjadikan anda lebih baik, bukan untuk dirinya, tetapi untuk masa depan anda.

Andai Lelaki Tahu,
Apabila perempuan cemburu dan tidak percayakan kamu, bukan bermakna dia tidak sayang..
tetapi dia terlalu sayang kamu dan masih mengangap kamu anak kecil yang masih memerlukan sepenuh perhatian.
Terkadang dia terlalu risau sekiranya terlalu percaya, kamu akan mengkhianati kepercayaan yang diberi.
Naluri keibuannya sangat kuat. Dia hanya mau yang terbaik untuk kamu .

Andai Lelaki Tahu,
Apabila perempuan merajuk, jangan kata dia lebay.
Dia bukannya mau dibujuk dengan uang atau hadiah, tetapi cukup dengan perhatian yang bisa membuat perempuan merasa dihargai.

Andai Lelaki Tahu,
Apabila perempuan jarang mengatakan ‘i love u’, itu tidak bermaksud dia tidak mencintai kamu..
tetapi dia mau lelaki itu merasakan sendiri cintanya, bukan hanya hadir dari kata-kata tetapi juga melalui bahasa tubuhnya.

Andai Lelaki Tahu,
Apabila perempuan bilang dia rindu sama kamu, dia benar-benar merindukanmu

Andai Lelaki Tahu,
Apabila perempuan bilang lelaki lain itu lebih baik dari kamu, jangan percaya kata-katanya karena dia hanya mau menguji kamu.
Dia mau melihat sejauh mana kamu sanggup menjadi yang terbaik di matanya.
Walaupun sebenarnya memang kamulah yang terbaik di hatinya.
Selagi dia denganmu, percayalah, walaupun perempuan menganggap masih banyak lagi yang lebih baik di matanya,
tetapi di hatinya, kamu tetap yang terbaik.

Andai Lelaki Tahu,
Apabila perempuan ngambek, dia bukan bermaksud untuk membuat kesal,
tapi dia mau melihat sejauh mana lelaki itu mampu bersabar dengan sikapnya.
Percayalah, hati perempuan itu sangat lembut.

Andai Lelaki Tahu,
Apabila perempuan berkata, “tolong tinggalkan saya!”, dia tidak bermaksud menyuruh anda pergi selamanya.
Dia hanya mau menenangkan fikirannya sebentar saja.
Apabila dia kembali tenang, percayalah dia akan mencari kamu semula. Itu tandanya dia benar-benar mencintai anda. Perempuan sulit untuk mengawal perasaan.
Dia terlalu emosional. Tapi dialah yang paling menyayangi kamu dan sangat sensitif dengan perubahan pada diri kamu.

Andai Lelaki Tahu,
Sejatinya Allah menciptakan lelaki dan perempuan itu dengan perbedaan yang tersendiri.
Tetapi sekiranya mereka saling memahami, mereka akan saling melengkapi dan menyempurnakan .

Perempuan itu diciptakan oleh Allah indah sekali.
Di balik air matanya, tersimpan seribu satu kekuatan yang bakal menjadikan seorang lelaki itu merasa selamat bersamanya.
Biarpun sebenarnya perempuan itu tampak lemah tapi dia punya kekuatan tersendiri yang bisa menggoncang dunia dan mungkin bisa pula membuat lelaki menjadi lemah karenanya.
Jadi hargailah kehadiran seorang perempuan dalam hidup kamu karena dia didatangkan bukan dengan kelemahan saja tetapi dia juga ada kekuatan untuk mendukung kamu yang membuat hidup kamu lebih sempurna.

Dialah yang bakal menjadi perempuan utama, isteri juga ibu yang terbaik untuk anak-anak kamu :)

Monday, May 2, 2016

Bukan Salahnya, tapi Salahku

Kalo aku boleh beranalogi, kegagalan itu ibarat air panas, yang bisa ngebuat wortel jadi lembek(melemah n kehilangan semangat juang), atau yang bisa ngebuat telur mengeras (berontak n gak terima sama ketentuan Allah), atau juga yang bisa ngebuat kopi jadi tambah harum (keberadaannya disenangi dan dinanti orang sekitar).
Allah tau kok kapan waktu terbaik untuk ngabulkan doa setiap hambanya.

Ini yang terjadi dibulan kelahiranku, ya "April". Bulan yang aku rasa sangat dan amat istimewa. Tapi mengapa tak seistimewa biasanya?

Kemana kamu tuan?
Aku masih menunggumu bersama janji-janji yang kau lontarkan dahulu. Apa aku cukup bodoh untuk menunggu selama ini?

Lalu mengapa kau datang lagi? Setelah tau ada seseorang yang telah menghapus tangisku karnamu?

Sekarang aku mengerti, terkadang seseorang datang lagi ke hidupmu, setelah dulu dia sendiri yang memilih berlalu. Kini tiba-tiba memohon kembali bersama.

Padahal dulu aku yang mati-matian mempertahankannya, aku yang memohon pada hidupnya agar kamu tetap tinggal.

Aku bahkan sekarat menahan perih, sebab bertubi-tubi dihantam sedih. Kata-katamu yang tak pernah menjemput wanita lain, ternyata kau antarkan wanita itu ketempat tujuannya.
Kata-katamu yang semakin tak peduli dengan hubungan ini.
Kamu tetap memilih berlalu, seolah tak peduli lukaku.

Tapi semesta punya cara sendiri memperlihatkan hatiku padanya, dia tak pernah menemukan seseorang sekuat aku mencintainya.

Alasan sederhana yang membuat dia kembali. Dia ingin diberi kesempatan, melupakan betapa sesaknya aku yang dulu membunuh kenangan.

Aku tak tahu harus bagaimana; di satu sisi aku tahu rindu itu masih ada, di sisi lain aku seolah merasa semua sudah terlambat.

Aku terlanjur belajar berdamai dengan diriku sendiri. Aku tak mau melihat diriku sedih sendiri.

Namun, aku tahu, matanya selalu saja mampu membuatku rindu.

Bagaimana mungkin aku menerimanya kembali?
Bagaimana mungkin aku menanggapi beribu alasan lagi yang setiap kali kamu lakukan, selalu aku maafkan?Sementara dulu kamu pernah sengaja pergi dan membiarkanku setengah mati.

Maafkan aku tuan.
Kalaulah aku pergi duluan, bukan lagi aku tak mencintaimu.
Biarlah waktu sibukmu yang melarutkan sakit hatimu pada temanmu itu.
Ku lihat, kamu sudah benar-benar mencapai semua mimpimu. Dan mimpi kita berdua tentunya. Aku tak akan pernah melupakan perjuangan perjuangan kecil kita untuk mencapai mimpi itu tuan. Karna itu yang menjadikanku wanita seperti sekarang ini. Semoga kamu sukses selalu dimimpi-mimpimu yang lain.

Bukan salahnya, tapi salahku.
Maafkan aku tuan, kini, aku mencintainya

Monday, March 7, 2016

AKU MENJAUH, KARENA AKU SADAR. AKU MENCINTAIMU

Sering kali aku mengikhlaskan kepergian seseorang namun baru kali ini yang paling menyakitkan, maafkan jika aku pernah hadir menyapamu dan mengisi waktu untukmu dalam beberapa bulan ini. Kini aku harus pergi bukan karena aku membencimu namun sebaliknya, aku mencintaimu.
.
.
Aku tak pernah paham bagaimana bisa aku mencintaimu? Bahkan aku masih sering bertanya-tanya apakah kau sosok yang nyata atau malah sebaliknya?
.
.
Dibalik ceritamu beberapa bulan ini, aku tersadar. Kamu memang sosok yang kuat nan baik hati namun tidak dengan fisikmu. Engkau berada dititik yang lemah namun masih tetap bersyukur atas nikmat dari Allah SWT, aku kagum padamu. Karena wanita itu identik dengan hatinya yang halus dan pandai merasa seperti yang engkau katakan malam itu.
.
.
Kini, aku pergi membawa cerita singkat dan sangat singkat antara kau dan aku. Aku akan mengikhlaskanmu dari kehidupanku karena aku sadar, ada dosa dibalik kita yang melemparkan perhatian itu. Namun, aku mencintaimu dan ku lindungi dirimu dan diriku dari dosa-dosa itu :’)
.
.
Jangan tanyakan, air matapun ikut menjadi saksi saat aku mencoba lari dan menjauh dari mu, tidakkah kau tahu bagaimana rasanya menjadi diriku saat ini? Semoga kau tidak ikut merasakannya karena itu tak sebanding dengan apa yang engkau rasakan saat ini.
.
.
Inshaa Allah, aku akan mengikuti cerita yang Allah persiapkan antara kamu dan aku, jika memang pada akhirnya kita akan bertemu kembali mungkin itu adalah salah satu takdir Allah dan ku harap engkau masih tetap utuh seperti semangat yang ku berikan kepadamu, dulu. Namun, jika memang kita tak akan pernah bertemu kembali? Hanya do'aku yang senantiasa bertemu denganmu. Kita bertemu karena cerita dariNya dan ku pergi karenaNya:’)
.
.
Aku akan mulai terbiasa kembali tanpamu, terimakasih. Ceritamu memang membuatku bisa tersenyum kembali. Semoga engkau juga tersenyum seperti diriku saat ini…
.
.
Yakinlah, untukmu. Semoga senyuman itu kelak sangat indah, bertahanlah! Seberat apapun ujian hidup yang Allah berikan kepadamu pasti ada cara untuk menyelesaikannya, sabar. Kamu kuat! Percayalah, Allah itu maha bijaksana, semoga Allah selalu bersamamu dan menjagamu.

Sunday, February 28, 2016

JODOHKU....

Semoga jodohku kelak adalah seseorang yang baik agamanya, bagus akhlaknya, berkah rejekinya, lembut sikapnya, dan besar kasih sayangnya.

Ia bahagia mendapatkanku dan akupun bahagia mendapatkannya.

Ia tenang bersamaku dan akupun damai mendampinginya.

Beribadah berdua dengannya sempurnakan ketaatan.
Menjemput ridha-Nya dalam syahdu kehalalan.

Sebelum saat itu tiba, aku akan menunggu dalam kesendirian.
Hingga ia datang menjemputku dengan cara yg baik tanpa pacaran.

Semoga nanti, kami dipertemukan dalam sebaik-baik pertemuan. Dan disatukan dalam sehalal ikatan.

Dan dapat menerimaku dan orang tuaku apa adanya :))

Tiga Puluh Hari Setelah Perpisahan Kita


Kita telah masuk bulan Februari. Bulan yang aku tunggu setiap tahun. Bulan dimana aku selalu mengharapkan kejadian yang sama tepat di bulan Februari 2015, setahun silam. Dimana bulan ini adalah bulan dimana aku selalu berharap, doa mu saat meniup lilin masih sama seperti setahun silam.

Kamu ingat apa yang terjadi di tahun 2015?

Aku kesal sebenarnya jika harus mengingat semua lagi. Karena aku berusaha untuk melupakanmu, melupakan kita, melupakan bagaimana caramu menatapku, dan berharap bahwa semua kenangan kita segera tergantikan dengan kenangan baru yang aku ciptakan tanpamu. Itulah harapan yang hingga kini belum benar-benar menjadi kenyataan. Aku mengaku kalah karena tak ada kenangan yang membanggakan seperti kenangan kita dahulu.

Saat ini, masihkah aku boleh berkata jujur bahwa hari-hari yang aku lewati tanpamu adalah hari-hari penuh tanda tanya, tanda tanya yang memiliki jawaban tidak berujung. Aku selalu berharap menemukan jawaban itu bersamamu, meskipun kamu tidak akan berbalik ke arahku walau sedikit saja. Tidak ada satupun yang mampu menjadi sepertimu. Sementara disini, aku hanya bisa duduk diam, menatapmu dari kejauhan, mengitarimu dengan pelukan bayangan, dan berharap suatu hari nanti Tuhan kembali menciptakan sebuah pertemuan. Dan kita punya peluang untuk saling memaafkan.

Karena sampai saat ini, aku belum bisa memaafkan tindakan yang kau lakukan kepadaku. Ingatkah tuan, tepat sebulan lalu akhir January 2016. Aku munggin tak akan menyangka kamu akan berkata dan bertindak seperti itu tuan. Karena aku telah menyiapkan sesuatu untukmu bulan Februari ini. 

Apakah karena kamu malu dengan keberadaanku?

Apa karena ada yang lain dihatimu? Mengapa kamu lakukan tuan?

Aku begitu percaya kepadamu. Apa salahku hingga kau melakukannya?

 Ceritakan padaku, hal apa yang tak bisa kau terima sampai kau membuatku mati rasa seperti ini?

Aku senang, meskipun aku sedikit gede rasa karena mengira kamu masih begitu jatuh cinta padaku. Tapi mengapa,makin hari kamu makin menjauh. Sedangkan dengan wanita lain kamu begitu akrab. Bahkan sangat akrab. Sampai kadang, aku merasa aku benar-benar harus jauh darimu. Karena itu permintaanmu.

Aku tidak tau rasanya menangis itu seperti apa. Karena ayahku selalu bilang bahwa menjadi wanita berarti menjadi tidak punya hati. Aku selalu diajarkan untuk tak mudah menyerah dan tak terlalu banyak menggunakan hati. Aku tidak tahu kenapa aku dipaksa untuk tidak memiliki hati, karena aku terlanjur memberikan seluruh hatiku padamu, meskipun pada akhirnya aku menyesal telah melepaskan kamu pergi. Aku tidak tahu kenapa seharian ini aku tidak bersemangat melakukan apapun. Aku tidak tahu mengapa malam ini kata-katamu sebulan lalu terngiang di otak dan telingaku, berharap aku punya pintu kemana saja milik Doraemon, dan bisa mengembalikanmu kepelukanku seperti dahulu. Sebelum kamu memilih perpisahan kita.

Aku tidak tahu mengapa pelupuk mataku begitu penuh, mengapa malam ini pipiku menghangat, tenggorokanku sesenggukan.  Aku tidak tahu mengapa keyboard laptopku basah. Kemudian telapak tanganku menutupi mulutku, agar tangis sialan ini mereda.

Masa, iya, sih, merindukanmu harus sesakit ini?

Sekarang, aku hanya bisa melihat lilin yang ku persiapkan dari bulan lalu untuk mendengar doa-doa itu keluar dari mulutmu lagi. Sekarang, aku hanya bisa melihat kamu yang sedang senang-senangnya dengan duniamu. Tentunya tanpa aku disampingmu.

Aku berharap, apa yang kamu cita-citakan lekas tercapai semua. Aku berharp, kamu tak pernah merasakan apa yang ku rasakan. Karena aku tau, Tuhan itu maha adil. Semoga dengan bertambahnya umurmu dapat mengurangi kebohongan-kebohongan yang sering kau ucapkan kepadaku.

Hari ini tepat sebulan aku tanpamu, Selamat ulang tahun bon cabeku, aku merindukanmu.
Dari momo yang selalu kau sebut sebagai bidadarimu.

Namun kau tinggalkan dengan mudahnya J